Remahan.com

Aksi Mahasiswa Papua Belum Usai, di Makassar Tuntut Merdeka

REMAHAN.com - Sebanyak 30 mahasiswa yang tergabung dalam Solidaritas Makassar untuk West Papua berunjuk rasa di Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, depan monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Senin, (26/8).

Mereka mengutuk dugaan tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia seperti di Surabaya, Malang, Semarang dan terakhir di Makassar.

Di sela aksinya, selain mengutuk tindakan rasisme itu, mereka juga meneriakkan referendum untuk Papua Merdeka. Tidak tampak bendera bintang kejora di tengah aksinya meski dalam orasinya mereka teriakkan bintang kejora.

Bukan hanya mahasiswa asal Papua, mahasiswa asal Makassar juga ada di barisan ini, bergabung dalam Solidaritas Makassar untuk West Papua. Satu persatu berbagi kesempatan berorasi di tengah aksi yang dijaga ketat aparat kepolisian.

Baca: DPR RI Minta Presiden Segera Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada

"Papua merdeka, tuntut referendum. Kami bukan NKRI, kami Bintang Kejora. Kami bukan moyet, kami manusia," ujar salah seorang orator.

Aan, mahasiswa Makassar selaku perwakilan di kelompok ini seperti dimuat Merdeka.com mengatakan, aksi yang mereka gelar hari ini adalah bentuk reaksi terhadap rasisme yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia.

"Kami mengecam kejadian tersebut. Ada statemen aparat dan pemerintah bahwa itu hanya kesalahpahaman. Statemen ini menunjukkan ketidakseriusan. Padahal rasisme itu adalah bentuk pelanggaran terhadap kemanusiaan. Ada manusia yang diinjak harga dirinya," kata Aan.

Kata Aan lagi, dirinya tidak membenarkan saudara-saudara Papua yang dilempar dan diintimidasi. Persoalan di Papua sesungguhnya ada dihulunya.

Baca: Sempat Tolak Syamsuar, Ini Sikap AMPG Riau Usai Andi Rachman Mundur di Pencalonan Ketua Golkar

"Tapi soal rasisme itu hanya sebagian dari kejadian lebih besar. Solusinya adalah demokratisasi untuk Papua. Persoalan mereka mau merdeka atau tetap NKRI, kita serahkan ke mereka," ujarnya.

Kurang lebih satu jam berunjuk rasa, akhirnya mereka bubar dikawal polisi meninggalkan lokasi. Meski sebelumnya nyaris ribut karena di tengah aksinya sejumlah orang mendekat. Rm

109 0

Artikel Terkait

Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut
Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut

Politik

Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut

Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi
Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi

Politik

Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi

PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit
PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit

Politik

PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit

Artikel Lainnya

Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU
Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU

Politik

Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU

Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya
Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya

Politik

Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya

Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY
Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY

Politik

Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY

Komentar