Remahan.com

Direktur SELARAS: Jangan Sampai Ada Keterlambatan Pembahasan Anggaran Pilkada di Riau

REMAHAN.com - Rangkaian tahapan Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) 2019 telah berakhir dengan ditetapkan perolehan kursi dan calon legislatif terpilih DPRD Provinsi Riau dan DPRD Kabupaten/Kota se-Riau.

Dan seperti diketahui bersama, selanjutnya beberapa daerah di Riau bersiap melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Direktur Pusat Riset Pemilu Dan Demokrasi (SELARAS), Herman Susilo, menerangkan, sembilan daerah di Riau ikut Pilkada serentak 23 September 2020 termasuk dalam 270 wilayah pada 9 provinsi, 224 kabupaten, dan 37 kota.

"Khusus di Provinsi Riau, Pilkada akan dilaksanakan di sembilan kabupaten/kota, yaitu kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, Kepulauan Meranti, Pelalawan, Siak, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan kota Dumai .Berdasarkan data divisi riset dan pengelolaan data SELARAS, setidaknya 2.415.292 (DPTHP-2 Pemilu 2019) pemilih dari 9 kabupaten/kota di Riau akan menggunakan hak suaranya kembali tahun depan. Tentu jumlah pemilih ini akan terus bertambah karena ada penyandingan data pengguna identitas di hari pemungutan suara PEMILU 2019 yang lalu dan daftar pemilih potensial pilkada yang bersumber dari Ditjen Dukcapil Kemendagri," papar Herman dalam rilisnya yang diterima redaksi Remahan.com Kamis (5/9/2019).

Baca: DPR RI Minta Presiden Segera Terbitkan Perppu Penundaan Pilkada

Selanjutnya, kedepan kata dia, pemerintah juga sudah harus menyusun perencanaan program dan anggaran pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dan dikoordinasikan dengan berbagai pihak, hingga proses pengesahan dan pencairannya dapat berjalan tepat waktu.

"Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Permendagri nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun anggaran 2020. Ini merupakan rujukan pemerintah daerah dalam menyiapkan anggaran pilkada serentak dalam APBD tahun 2020," terangnya.

Sebab itu kata Herman, pengalokasian anggaran tahun 2020 dalam bentuk belanja hibah kepada KPU dan Bawaslu Provinsi, Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan Pilkada menjadi salah satu poin penting yang harus disikapi secara baik oleh pemerintah provinsi Riau dan kabupaten/kota di Riau.

"Jangan sampai adanya keterlambatan dalam pembahasan anggaran hibah, sedangkan tahapan pilkada sudah dimulai," ucap tokoh muda yang kerap berbicara tentang Pemilu dan demokrasi ini.

Baca: Sempat Tolak Syamsuar, Ini Sikap AMPG Riau Usai Andi Rachman Mundur di Pencalonan Ketua Golkar

Herman berharap dukungan dari seluruh pihak dalam pelaksanaan pemilihan juga menjadi faktor krusial suksesnya Pilkada serentak tahun 2020.

"Unsur forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh pemuda harus bersama menciptakan Pilkada yang aman dan nyaman. Sehingga partisipasi publik dan peran aktif lapisan masyarakat dapat menumbuhkan kualitas demokrasi yang lebih baik," pungkasnya. Rls/Rm

172 0

Artikel Terkait

Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut
Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut

Politik

Syamsuar Ketua Golkar, Sekum PAN Riau: Kekecewaan Kader Jangan Berlarut-larut

Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi
Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi

Politik

Andi Rachman Mundur di Musda Golkar, Syamsuar akan Terpilih Secara Aklamasi

PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit
PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit

Politik

PKS Sindir Prabowo ke Luar Negeri,Gerindra: Jangan Genit

Artikel Lainnya

Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU
Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU

Politik

Bagus Santoso Siap Wujudkan Bengkalis BEDELAU

Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya
Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya

Politik

Bantahan Moeldoko Tak Punya Hubungan Keluarga dengan Eks Petinggi Jiwasraya

Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY
Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY

Politik

Demokrat Nilai saat Jokowi Ada Masalah akan Bawa-bawa Nama SBY

Komentar